1. 59
    15
    Oct

    "

    Jangan bermain-main dengan hati perempuan. Hatinya dalam dan sensitif, bisa menghanyutkan dan menenggelamkan. Tapi juga tangguh, bisa menguatkan, menumbuhkan, dan menjelmakan mimpi-mimpi kita. Hati perempuan bisa memaafkan, tapi tidak bisa melupakan apa yg pernah singgah di pedalaman hatinya. Kalau tidak serius, jangan main-main.

    "

    -

    Bang Togar dalam Rantau 1 Muara

    (via dbsiberuang)

    (Source: debbymulya, via risalatulamanah)

  2. 26
    15
    Oct

    Harta karun pun di simpan dalam peti, dikunci dan tersembunyi. Karena ia begitu berharga, banyak yg mencari dan pada akhirnya ditemukan oleh orang yg beruntung. Begitu pula hatimu, bila ia berharga untukmu simpan baik-baik lalu kunci dengan doa dan simpan dalam peti keimanan. Di waktu yg tepat, pada akhirnya akan ada yg menemukannya. Dialah orang beruntung itu, orang pilihan yg dipilihkan khusus untukmu.

    (Source: malmalkemal, via risalatulamanah)

  3. 15
    Oct

    kemarin ndak sengaja buka hp bapak, ndak punya maksut kepo. tp emang disuruh bapak sms seseorang dari hp bapak. ndak sengaja kebuka inboxnya bapak. ada sms dari salah satu temen bapak yang sekarang sedang menunaikan ibadah haji, beliau menceritakan pengalaman beliau disana kemudian beliau bertanya pada bapak, “saya InsyaAllah besok berangkat ke Arofah, nitip doa apa?” ternyata jawaban bapak membuat saya terharu, “doa ini, doakan saya sehat supaya bisa  nyusul sampean berangkat haji dan menikahkan anak saya” jleb!

    apa memang hal tersebut yang begitu sangat2 dicita-citakan sampai bapak berharap didoakan orang lain akan hal itu? dan ternyata kunci itu ada di saya :( apa mungkin itu keinginan yang sangat wajar dimiliki oleh kebanyakan para bapak-bapak yang memiliki anak perempuan?

    bapak saya dari dulu memang gak pernah menuntut saya untuk menjadi ini itu. baru kali ini saya merasa dituntut. Oh tidak tidak, tepatnya tertuntut, karena sebenarnya bapak tidak pernah mengatakan langsung kepada saya.  Tertuntut untuk menjadi pribadi yang lebih baik, belajar lebih banyak lagi, lebih luas lagi, agar saya yang sangat biasa ini segera mm setidaknya sedikit mendekati pantas untuk menikah dengan lelaki baik sangat baik dan terbaik pilihan Allah nantinya.

  4. 10
    12
    May
    stereofolk:

Realisme Sosial //PRAM//MATU MONA//GORKY//TOLSTOY//HUGO

    stereofolk:

    Realisme Sosial //PRAM//MATU MONA//GORKY//TOLSTOY//HUGO

  5. 1023
    6
    Apr
  6. 3
    6
    Apr

    KETIKA ANAK BERTANYA TENTANG ALLAH
    Allah itu Siapa?
    Utamanya pada masa emas 0-5 tahun, anak-anak menjalani hidup mereka dengan sebuah potensi menakjubkan, yaitu rasa ingin tahu yang besar. Seiring dengan waktu, potensi ini terus berkembang (Mudah-mudahan potensi ini tidak berakhir ketika dewasa dan malah berubah menjadi pribadi-pribadi “tak mau tahu” alias ignoran, hehehe).


    Nah, momen paling krusial yang akan dihadapi para orang tua adalah ketika anak bertanya tentang ALLAH. Berhati-hatilah dalam memberikan jawaban atas pertanyaan maha penting ini. Salah sedikit saja, bisa berarti kita menanam benih kesyirikan dalam diri buah hati kita. Nauzubillahi min zalik, ya…

    Read More

  7. 118
    6
    Apr

    (Source: islamiyet)

  8. 129
    6
    Apr
  9. 228
    6
    Apr
  10. 846
    6
    Apr

    (Source: gadisberjilbab)

  11. 197
    2
    Mar

    "Perempuan itu, sebelum menjadi apapun profesinya, sejatinya ia adalah calon Ibu. Maka ia harus belajar dan dikondisikan untuk mendapatkan kurikulum pendidikan keibuan. Dari kecil, kebanyakan orang tua kita lebih banyak menanyakan tentang cita2, profesi, mau jadi apa kelak ketika besar, dan mengecek setiap hal yang berkaitan dengan cita2 tadi secara berkala. Sudah mengerjakan PR atau belum, sudah belajar atau belum, dan seterusnya. Tapi perkara lain yang lebih pasti, bahwa si gadis ini akan menjadi Ibu, jarang sekali dikonfirmasi kemajuannya. Apakah si anak ini sudah cukup memahami agama, menguasai ketrampilan manajemen keuangan rumah tangga, memasak berbagai makanan yang memenuhi kebutuhan gizi keluarga, hingga kemampuan mendidik anak. Sayang sekali."

  12. 49
    2
    Mar

    "Kita, bukan kita lagi namanya kalau selalu merasa sendirian. Mari kita kembali ke masa kecil. Yang belum mengenal kata jeda."

    - (via rufisa)

    (via theheartbook)

  13. 208
    2
    Mar

    (Source: amandaonwriting, via fathizaki)

  14. 3795
    2
    Mar
    fathizaki:

teringat pada seseorang yang setiap ketemu dengannya selalu sakit hati dengan apa-apa yang keluar dari mulutnya…

    fathizaki:

    teringat pada seseorang yang setiap ketemu dengannya selalu sakit hati dengan apa-apa yang keluar dari mulutnya…

    (Source: icanread)

  15. 20884
    2
    Mar
avatar_96
----- SELLA -----
anak baik-baik :)
Page 1 of 11 Older

Following